Cinta dan Magnet Bathiniah

CINTA, merupakan kata yang mudah diucapkan dan orang tidak akan merasa jera untuk membicarakannya. Semakin lama seseorang mengenal cinta, maka orang tersebut akan mengatakan pada ego-nya, bahwa hidup ini sangat berarti karena ke-pelik-an, ke-unik-an dan ke-plus-an dari pada nilai yang terkandungnya.

Oleh: Arda Dinata

Pernah ada kejadian yang penulis temui tentang seseorang yang merasa risih, alergi, atau pura-pura alergi apabila mendengar pembicaraan masalah cinta. Dalam pikiran penulis saat itu melintas sebuah tanda tanya?? Mungkinkah orang itu belum sadar, bahwa cinta merupakan hal yang suci dan fitrah bagi diri manusia.

Cinta adalah fitrah alamiah manusia yang didasarkan atas akal yang sehat, bukan berdasarkan insting seperti makhluk lainnya (hewan). Atas dasar dan pondasi inilah, kita melihat dengan “mata telanjang”, bahwa setiap manusia tertarik kepada individu lain dalam kelompok karena adanya suatu kekutan internal (baca: magnet bathiniah).

Jadi, “makanan bathiniah” ini harus kita penuhi dan hendaknya di antara kita, setiap individu dalam ketertarikannya dalam kelompok-kelompok harus mampu membangun hubungan persaudaraan, menjaga keharmonisan, kelanggengan dalam lingkungan di mana kita berada sehingga bermanfaat secara sosial.

Untuk itu, kita selayaknya dalam kepastian untuk mengakui akan eksitensi dari cinta itu sendiri. Cinta merupakan landasan dari rasa aman dan senang. Kata dengan lima huruf ini (baca: C.I.N.T.A) merupakan kebutuhan rohani yang paling dapat dirasakan dan tumbuh berkembang bersama waktu. Tidak ada yang bernilai di kosmos ini, bila dibandingkan lebih dari pada CINTA (kepada Allah).

admin

www.ArdaDinata.com adalah blog catatan dari seorang penulis merdeka, Arda Dinata yang dikelola secara profesional oleh Arda Publishing House.

4 komentar pada “Cinta dan Magnet Bathiniah

  • 10 November 2020 pada 10:26
    Permalink

    The Virgin dong…. "Cinta Mati" ABG lagi ya…

    Balas
  • 10 November 2020 pada 10:26
    Permalink

    cinta selalu dijadikan alasan bagi orang yg terlalu posesif…..

    Balas
  • 10 November 2020 pada 10:26
    Permalink

    tak slamanya cinta itu rumit..bahkan buat beberapa org cinta itu mudah…kuncinya..jangan pernah ingin menguasai yang dicintai…mudahkan bapak…

    Balas

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!