Tanda dan Gejala Chikungunya

Chikungunya ditandai dengan onset mendadak demam,sering disertai dengan nyeri sendi. Tanda-tanda umum dan gejala lainnya termasuk nyeri otot, sakit kepala, mual, kelelahan dan ruam. Nyeri sendi ini sering sangat melemahkan, tetapi biasanya berakhir dalam beberapa hari atau minggu. Kebanyakan pasien sembuh sepenuhnya, tetapi dalam beberapa kasus nyeri sendi dapat bertahan selama beberapa bulan, atau bahkan bertahun-tahun.

Ada beberapa kasus dilaporkan, sesekali terjadi adanya komplikasi neurologis dan jantung, serta keluhan gastrointestinal. Komplikasi serius yang tidak umum, tetapi pada orangtua penyakit ini dapat berkontribusi pada penyebab kematian. Seringkali gejala pada individu yang terinfeksi adalah ringan dan infeksi mungkin tidak dikenali, atau salah didiagnosa di daerah di mana dengue terjadi.
Transmisi
Virus ini ditularkan dari manusia ke manusia oleh gigitan nyamuk betina yang terinfeksi. Paling umum, nyamuk yang terlibat adalah Aedes aegyptidan Aedes albopictus. Duaspesies ini juga sebagai penular virus demam berdarah. Nyamuk ini menggigit seluruh siang hari, meskipun mungkin ada puncak aktivitas di pagi dan sore hari. Kedua spesies yang ditemukan menggigit di luar ruangan, tapi Ae. aegypti juga akan mudah memberi makan di dalam ruangan.Setelah gigitan nyamuk yang terinfeksi, onsetpenyakit terjadi biasanya antara empat dan delapan hari, tetapi dapat berkisar dari dua sampai 12 hari.
Diagnosa
Beberapa metode dapat digunakan untuk diagnosis. Tes serologis, seperti enzim-linked immunosorbent tes (ELISA), dapat mengkonfirmasi kehadiran IgM dan IgG anti-chikungunya antibodi. Tingkat antibodi IgM yang tertinggi tiga sampai lima minggu setelah onset penyakit dan bertahan selama sekitar dua bulan. Virus dapat diisolasi dari darah selama beberapa hari pertama infeksi. Berbagai reverse transcriptase-polymerase chain reaction metode (RT-PCR) yang tersedia tetapi sensitivitas variabel. Beberapa cocok untuk diagnosis klinis. RT-PCR produk dari sampel klinis juga dapat digunakan untuk genotip virus, yang memungkinkan perbandingan dengan sampel virus dari sumber geografis beragam.
Pengobatan

 Tidak ada obat khusus untuk menyembuhkan penyakit chikungunya. Pengobatan diarahkan terutama pada menghilangkan gejala, termasuk nyeri sendi. Tidak ada vaksin chikungunya komersial.

Arda Dinata adalah Peneliti Kesehatan dan Penulis Buku “BERSAHABAT DENGAN NYAMUK: Jurus Jitu Atasi Penyakit Bersumber Nyamuk.”
BACA JUGA:  Jurus Jitu Atasi Penyakit Bersumber Nyamuk

admin

www.ArdaDinata.com adalah blog catatan dari seorang penulis merdeka, Arda Dinata yang dikelola secara profesional oleh Arda Publishing House.

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!