Bertafakur dengan Alam Sumber Menulis

“Semilir angin segar menerpa wajah. Menyejukkan paru-paru yang terpelihara. Memanjakan diri dari aktivitas yang melelahkan pikiran. Bertafakur ria dengan seisi dunia. Alam semsesta telah memanjakan akan arti kehidupan bagi manusia yang berpikir. Aku bersujud akan nikamat yang tersaji hari ini.” ~Arda Dinata~

Alam itu sahabat manusia yang setia. Kesetiaan alam ini memberi konsekuensi bagi makhluk hidup yang ada di bumi ini. Artinya alam akan selalu bermesraan dengan manusia, bila manusia itu mampu mengelolanya dengan baik. Sebaliknya alam akan murka bila manusia serakah dan tidak bersahabat dengan seisi alam.

http://www.ardadinata.com/2015/07/bertafakur-dengan-alam-sumber-menulis.html

Alam semesta juga selain menyajikan keindahan dan kesejukan, bila ditafakuri ada seribu inspirasi yang bisa dituliskan dan direnungkan untuk kebaikan umat manusia.

Bagi penulis, tafakur merupakan ladang inspirasi untuk bahan tulisannya. Bagi penulis yang kreatif, apa pun yang didapat dari alam, semuanya bisa dijadikan bahan tulisan yang menarik. Mulai dari deskripsi keindahan dan kesejukan alam itu sendiri yang baik bagi kesehatan. Maupun makna-makna yang tersirat dibalik fenomena alam yang terjadi sebagai ibroh bagi kehidupan manusia.

Belum lagi, bagaimana manusia itu seharusnya mengelola dan memanfaatkan seisi alam secara bijaksana serta berkelanjutan. Semua itu adalah ladang ide dan inspirasi bagi penulis. Tinggal bagaimana penulis mengkreasikan ide dan inspirasi itu secara kreatif , menarik dan sarat makna bagi pembaca.

admin

www.ArdaDinata.com adalah blog catatan dari seorang penulis merdeka, Arda Dinata yang dikelola secara profesional oleh Arda Publishing House.

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!