Inspirasi
Menjalin Persahabatan dengan Alam Semesta
AGAMA Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad Saw., adalah agama rahmat bagi semesta alam (rahmatan lil’alamin). Kata ‘rahmat’ mencakup makna yang amat luas. Dari kata itu dapat difahami bahwa keselamatan, kesejahteraan, kesehatan, dan sejenisnya adalah rahmat yang perlu kita bangun untuk mewujudkannya serta mensyukurinya. Oleh: Arda Dinata Untuk mencapai rahmat-rahmat tersebut, kita punya kewajiban untuk…
Menjalin Persahabatan dengan Manusia yang Telah Meninggal Dunia
TERJALINNYA persahabatan yang baik pada manusia selama hidupnya di dunia (baca: persahabatan dengan sesama manusia), maka akan mengantarkan terjalinya persahabatan yang baik pula terhadap orang yang telah meninggal, nantinya. Dalam arti lain, persahabatan/ hubungan orang yang masih hidup dan telah meninggal itu masih terus berlangsung, walaupun tidak berhubungan secara fisik. Oleh: Arda Dinata Dari Sofyan,…
Menjalin Persahabatan dengan Sesama Manusia
PERSAHABATAN dengan sesama manusia ini merupakan aktualisasi dan penjabaran dari buah bentuk persahabatan sebelumnya [Menjalin persahabatan dengan Allah; Menjalin Persahabatan dengan Dirinya Sendiri]. Aktivitas persahabatan yang ketiga ini, akan menentukan catatan-catatan amaliah di dunia. Apakah baik-buruk, bahagia-sedih, sukses-gagal, dan sejenisnya. Oleh: Arda Dinata Untuk itu, tidak setiap orang patut dijadikan sahabat kita. Nabi Saw. bersabda,…
Menjalin Persahabatan dengan Pribadinya Sendiri
BERAWAL dari mantapnya jalinan persahabatan dengan Allah, maka langkah selanjutnya adalah menjalin persahabatan dengan pribadinya sendiri, sebelum bentuk persahabatan dengan lainnya. Bagaimana caranya? Oleh: Arda Dinata Bersahabat dengan pribadinya sendiri berarti kita memenuhi dan memahami setiap fitrah diri sebagai manusia yang sesuai dengan ketentuan-Nya. Yakni sebagai khalifah di muka bumi ini. Lagian, dalam pandangan Islam,…
Menjalin Persahabatan dengan Allah
PERSAHABATAN pertama dan utama yang mesti dijalin oleh setiap manusia adalah persahabatan dengan Allah SWT. Sang pemilik dan pengatur persahabatan setiap makhluk-Nya. Dampaknya, bila Allah telah nyata-nyata melibatkan diri didalamnya, maka konsekuensinya tidak hanya persahabatan itu menjadi indah dan nikmat melebihi saudara sedarah. Tetapi, lebih dari itu, Allah akan selalu siap menurunkan pertolongan-Nya tatkala kesulitan…


