Renungan Hikmah
Sanguinis Ketika Menulis
“Sanguinis itu sikap optimisme dalam perilaku manusia. Untuk itu, hidup ini harus dihadapi dengan optimis. Optimislah sejatinya yang mampu memberi energi berlebih dalam menghadapi setiap permasalahan hidup seseorang. Optimis itu adalah hidup penuh gairah.” ~Arda Dinata~ Canda tawanya memperlihatkan hidup penuh optimisme. Perilaku hidupnya penuh gairah. Sehingga hari-harinya melahirkan perilaku yang positif. Perilaku yang menyegarkan…
Orang Cerdas, Baik, dan Jahat
“Titik awal itu kecerdasan. Garis pertengahan ada kecerdasan. Dan pada akhir pun memiliki kecerdasan. Jadi, poros bumi ini adalah kecerdasan milik bagi mereka yang mampu mengelolanya dengan baik.” ~Arda Dinata~ Kecerdasan itu bukan superior. Cerdas itu bisa memaksimalkan potensi. Pada semua sisi kehidupan itu pasti ada potensi yang dapat dimaksimalkan bagi kesuksesan seseorang. Inilah sesungguhnya…
Menulis Itu Membicarakan Diri
“Manusia itu penuh arti. Banyak jiwa yang menyelimutinya. Keunikannya membuat eksistensi dirinya menjadi khas. Untuk tahu keunikan dirinya, tentu manusia harus membaca dirinya dengan benar. Yakni bercerminlah. Lewat becermin, seseorang akan mengetahui kekurangan dan kelebihan dirinya.” ~Arda Dinata. Bicara itu menyampaikan sesuatu pada orang lain. Bahkan ada juga yang bicara pada sendirinya. Walaupun ketika “berbicara”…
Pesona Kebaikan Dalam Tatapan Ragawi
“Pesona kebaikan itu tidak akan berujung. Membuat aliran darahnya begitu terasa mendesir dalam kesempurnaan. Mengalirkan sari-sari makanan untuk tubuh yang kuat lagi menyehatkan. Membuat jiwa pun menari-nari dalam rasa yang menentramkan. Manusia pun menjadi sempurna dalam tatapan ragawi.” ~Arda Dinata~ Kebaikan itu punya iramanya sendiri. Tempatnya indah di dalam hati manusia. Pesona kebaikan akan membangun…
Perjalanan Itu Penuh Hikmah
“Membaca menambah wawasan ilmu yang mencerdaskan. Silaturahmi memberi tali ikatan kelanggengan dan pembuka rezeki. Perjalanan menjaring hikmah kehidupan. Inilah modal bagi seorang penulis yang tak pernah ada habisnya.” ~Arda Dinata~ Lautan inspirasi itu tersaji dan bermunculan manakala saya bergelut dengan tumpukan literasi. Lewat aktivitas membacalah, aliran pengetahuan terus bertambah dalam memori otakku. Saya pun begitu…


