Inspirasi

Menekuni Ilmu

Dalam suatu keterangan disebutkan Jabir bin Abdullah ra, pergi ke Syam menempuh perjalanan selama satu bulan hanya untuk mendengar satu hadits saja dari Abdullah bin Unais ra. Hadits tersebut ialah bahwa Rasulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya manusia itu nanti akan dibangkitkan di hari kiamat dalam keadaan tidak memakai alas kaki, tidak memakai pakaian dan tidak dikhitan.” (HR. Muslim dari Aisyah).

Oleh: Arda Dinata

Sementara itu, Abu Ayyub Al-Anshori pergi dari Madinah ke Mesir menemui ‘Uqbah bin Amir hanya untuk mendengarkan satu hadits saja yaitu sabda Rasulullah Saw, “Barangsiapa mentutupi aib saudara muslimnya di dunia, maka Allah akan menutup aibnya di hari kiamat.” (HR. Bukhori dan Muslim).

Kisah ini, memberi pelajaran tentang bagaimana kegigihan seseorang dalam menyelesaikan studinya (menekuni dan mendapatkan ilmu). Begitu pun dengan kita saat ini, walau kita merasakan betapa mahalnya biaya pendidikan yang dirasakan para orang tua, semoga tidak mensurutkan niat baik kita untuk mencari ilmu pengetahuan itu. Sebab, keberadaan ilmu pengetahuan ini sangat dihargai oleh Islam.

Menuntut ilmu hukumnya wajib dan bagi mereka yang lalai menuntut ilmu tergolong melakukan perbuatan dosa. Atas dasar ini, penghargaan Islam terhadap ilmu sangat tinggi. Sampai-sampai Islam melarang seseorang mengerjakan sesuatu perkara tanpa mengetahui ilmunya (baca: QS. Al Israa’: 36). Di sini, menunjukkan bahwa belajar menambah ilmu merupakan ketaatan kepada Allah, sebab mencari ilmu telah diwajibkan-Nya. Allah berfirman, “….niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat ….” (QS. Al Mujaadilah: 11).

admin

www.ArdaDinata.com adalah blog catatan dari seorang penulis merdeka, Arda Dinata yang dikelola secara profesional oleh Arda Publishing House.

2 komentar pada “Menekuni Ilmu

  • Saya setuju, pak Arda. Tak ada kata berhenti untuk terus belajar dan belajar. Saya jadi diingatkan pada suatu ketika, saat saya merasa kemampuan berfikir saya sudah 'letih' karena sudah sekian lama tidak diasah dengan studi dan menekuni satu bidang ilmu, tampaknya membuat kemampuan berfikir kita jadi sempit. Cenderung pesimis dan rendah diri.

    Lantas saya memutuskan untuk studi lagi, dan terus mencari dengan berbagai cara, salah satunya dengan menulis. Sebab yang saya rasakan manfaatnya, kita dilatih untuk lebih banyak berfikir dan berargumen. Memang benar, ilmu itu tidak akan pernah pudar, selama kita masih terus mengasahnya agar tidak 'tumpul'.

    Terimakasih sudah berbagi, pak …….
    Sukses selalu ..
    Kunjungi pula http://irmaaryasathiani.wordpress.com dan http://irmaaryasathiani.blogspot.com

    Balas
  • Makasih sudah berbagi pengalaman, moga menjadi ibroh bagi yang lain…salam sukses selalu aamiin…

    Balas

Tinggalkan Balasan

A Group Member of:
Toko SosmedToko SosmedToko SosmedWWW.ARDADINATA.COMWWW.ARDADINATA.COMInSanitarianMIQRA INDONESIA


error: Content is protected !!