Inspirasi

Menyikapi Kematian (Catatan Untuk Keponakanku: DELVIA AGUSTIN)

“Ya Allah, ringankanlah kami menanggung beban musibah dunia. Berikanlah kami sifat rida atas qada dan qadar-Mu. Pimpinlah kami di dunia dan di akhirat, karena hanya Engkau-lah sebaik-baik pemimpin, wahai Tuhan Seru sekalian alam.”

Oleh: Arda Dinata

KEMATIAN adalah bahasa kehidupan. Kematian dapat menimpa siapa saja, termasuk orang-orang yang kita kasihi dan sayangi. Kisah kematian ini, telah mengajarkan kepada kita bahwa di antara sikap patriotisme imani yang dimiliki oleh istri-istri para sahabat Rasullah yang menunjukkan kesabaran, keridaan dan keimanan ketika kematian anaknya, adalah sikap tabah Ummu Sulaim. Sikap inilah yang senantiasa mesti kita tiru dan bangun dalam sebuah keluarga muslim.

Lalu, jangan lupa dalam menghadapi cobaan hidup itu kita berdoa, “Ya Allah, ringankanlah kami menanggung beban musibah dunia. Berikanlah kami sifat rida atas qada dan qadar-Mu. Pimpinlah kami di dunia dan di akhirat, karena hanya Engkau-lah sebaik-baik pemimpin, wahai Tuhan Seru sekalian alam.”

Menyikapi fenomena kematian itu, Dr. Abdullah Nashih Ulwan mengungkapkan, ketika seorang muslim mencapai taraf iman dan keyakinan yang tinggi, mempercayai ketentuan takdir, baik dan buruknya itu adalah dari Allah SWT, maka akan tampak kecil segala peristiwa dan musibah yang menimpa dirinya. Ia akan berserah diri kepada Allah SWT, jiwanya akan merasa tenang, hatinya akan tabah menghadapi cobaan, rida akan ketentuan Allah dan tunduk kepada takdir-Nya.

admin

www.ArdaDinata.com adalah blog catatan dari seorang penulis merdeka, Arda Dinata yang dikelola secara profesional oleh Arda Publishing House.

2 komentar pada “Menyikapi Kematian (Catatan Untuk Keponakanku: DELVIA AGUSTIN)

  • Alhamdulillah kalau tulisan ini bermanfaat dan ajak temen-temen untuk bergabung dan meramaikan syiar ini…salam inspirasi sukses dari MIQRA INDONESIA…

    Balas
  • Fazari Aswar

    subhanallah,
    bnyk hkmah dn pljaran yg bsa d'ambil dri tulisan ini..

    dan ttg keikhlasan pd qdo dn qdar, qta bsa trapkn pda msalah-msalah ksharian. shngga jiwa qta bsa slalu mrasa tnang,ridho.. dn bsa mnghlangkn k'sdihan, k'kcwaan, k'gelisahan dn k'ragu-raguan..

    Allah sudah mengatur'y..
    Allah mha mengtahui sgala2'y..
    Allah sllu membri yg trbaik (bla qta pandai mngambil hkmah)..

    jgn hanyut pda k'sedihan yg tak mrubah ap2, brgeraklah, lihat msa dpan, rubahlah dunia dgn tangan qta..

    tetap mndo'akn'y..
    dn lanjutkan perjuangan..

    'alm' akn trsnyum bhgia d'sna, mlihat qta smua bhgia dn brjuang pnuh smangat.. 🙂

    'all is well'

    Balas

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!