Inspirasi

Cegah Keracunan Makanan

SEIRING dengan berubahnya gaya hidup pada kehidupan modern, tak ayal juga memengaruhi pola makan pada banyak orang. Akibatnya, bahaya keracunan makanan mulai mengintip di mana-mana. Baik dari makanan yang disuguhkan warung kaki lima sampai sederetan restoran fast food. Bahkan, tak menutup kemungkinan bahaya juga bisa datang dari dapur kita sendiri.

Oleh: Arda Dinata

Banyak faktor penyebab terjadinya keracunan makanan, tetapi banyak pula cara untuk mencegahnya. Yang sebaiknya dilakukan adalah melakukan tindakan pencegahan sebelum makanan terkontaminasi serta tidak memberi kesempatan bakteri untuk tumbuh. Misalnya pada saat makan di luar, carilah tempat makan yang benar-benar bersih, baik makanannya, tempatnya, maupun alat hidangnya. Jangan segan untuk memeriksa sendok dan garpu untuk memastikan kebersihannya. Jangan lupa, pastikan juga bahwa tangan Anda benar-benar dalam kondisi bersih pada saat memulai menikmati hidangan.

Selanjutnya, pada saat mengolah makanan di rumah. Pastikan tangan benar-benar bersih saat akan memulai aktivitas memasak. Udara bebas juga mengandung bakteri, maka cucilah semua peralatan masak yang akan digunakan. Dalam lemari pendingin, letakkan makanan mentah di bagian bawah makanan yang sudah matang. Jangan simpan makanan pada suhu berbahaya atau lembap (50C sampai 600C). Segera olah makanan yang sudah dipersiapkan, bahan makanan mentah tidak baik terlalu lama terkena udara bebas.

Langkah Pencegahan

Keracunan makanan dapat juga menimpa rumah tangga. Anggota keluarga bisa saja mengalami keracunan akibat makanan yang tidak higienis dan kurangnya menjaga dan memelihara sanitasi dan kebersihan. Baik pada lingkungan dapur, peralatan masak, maupun makanan. Berdasarkan laporan dari Food & Drug Administration (FDA), ternyata matangnya buah-buahan dan sayur-mayur dari hawa yang hangat justru dapat menyebabkan keracunan makanan. Piknik di taman, juga kantong belanjaan yang tertinggal di mobil karena kelupaan tak lepas dari bahaya keracunan dari makanan.

BACA JUGA:  Membaca Air dan Pengelolaan Lingkungan

Dengan memerhatikan hal-hal yang kecil seperti itu adalah langkah pertama untuk mencegah terjadinya risiko keracunan makanan. Berikut ini beberapa tips singkat dan mudah lainnya untuk mencegah keracunan makanan di rumah:

1. Masaklah segera hingga matang daging, telur, dan makanan laut. Cucilah segera kotak makanan dan botol minum Anda segera setelah dipakai.

2. Usahakan makanan tetap panas atau dingin. Membiarkan makanan dalam suhu ruangan memberikan kesempatan bakteri untuk tumbuh. Jangan membiarkan makanan yang ditaruh di luar selama lebih dari 2 jam. Orang-orang yang berpiknik dianjurkan untuk membawa kantong makanan yang terisolasi di tempat dingin, berusaha untuk menjaga temperatur makanan yang sama dengan temperatur lemari es yaitu 40oF. Pada suhu 80oF berhari-hari, peraturan 2 jam berkurang menjadi 1 jam. Dengan demikian, makanan tersebut harus dibuang. Makanan yang panas harus disimpan di tempat yang panas.

3. Bila ada makanan sisa, segera masukkan dalam lemari pendingin dan jangan campur adukkan makanan sisa tersebut, masing-masing tempatkan dalam tempat tersendiri. Jangan lupa perhatikan tanggal kedaluwarsa makanan sebelum dimakan. Perhatikan juga apakah kotak atau kaleng makanan dan minuman telah menggembung. Hal ini pertanda sudah terjadi infeksi bakteri di dalam makanan.

admin

www.ArdaDinata.com adalah blog catatan dari seorang penulis merdeka, Arda Dinata yang dikelola secara profesional oleh Arda Publishing House.

Tinggalkan Balasan

A Group Member of:
Toko SosmedToko SosmedToko SosmedWWW.ARDADINATA.COMWWW.ARDADINATA.COMInSanitarianMIQRA INDONESIA


error: Content is protected !!