Inspirasi

Dompet Optimisme

SUARA itu menghinoptis banyak orang. Suaranya lembut namun bertenaga. Kadang-kadang penuh semangat bergelora. Orang-orang yang terlibat dalam obrolan di kereta api jurusan Semarang-Bandung itu terkesima mengikuti kata-kata yang keluar dari mulut kakek paruh baya itu.

Oleh: Arda Dinata

Dari bahasa tubuhnya, kakek itu memang lelaki yang mampu memotivasi lawan bicaranya. Hal ini terlihat dari gaya bicara, rangkaian tutur katanya yang selalu menyemangati dan berfikir positif. Aku mendapati orang-orang di sekeliling kakek itu pada manggut-manggut tanda setuju. Suasana seperti ini, aku nikmati sepanjang perjalanan menuju Kota Bandung. Orang-orang di kereta itu dan seperti halnya aku kelihatan tidak berasa terganggu dengan bunyi-bunyi yang tidak dikehendaki di kereta api.

“Ada pepatah bijak yang bisa kita renungkan dalam menjalani hidup ini,” tutur kakek pemilik jenggot yang sedikit memutih itu tiba-tiba.

“Pepatah apa kakek?” tanya seorang pemuda di sebelahku penuh penasaran.

Kakek itu akhirnya merespon pertanyaan pemuda yang kelihatannya seorang mahasiswa dilihat dari bawaan yang dibawanya.

“Orang lemah yang optimis, lebih baik daripada orang yang mampu namun pesimis. Optimis terkadang mengubah kelemahan menjadi sebuah kekuatan.”

BACA JUGA:  Minimisasi Limbah Bikin Rumah Sakit Cerah

admin

www.ArdaDinata.com adalah blog catatan dari seorang penulis merdeka, Arda Dinata yang dikelola secara profesional oleh Arda Publishing House.

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!