Kamu Mencuri Mimpiku, Aku Suka!
SEMILIR angin membasuh wajahnya yang putih bersih. Kesegaran wajahnya semakin terpancar tak kala senyum lesung pipitnya ikhlas terkembang dan bola mata yang indah itu beradu pandang dengan mataku. Hatiku langsung tergetar dan aliran darahku tiba-tiba mengalir lancar. Membuat aura pikiranku terus melayang-layang. “Apa kabar Akang?” Sapaan itu tiba-tiba menyadarkan lamunannku yang masih liar melayang-layang. “Alhamdulillah…


