Bertafakur dengan Alam Sumber Menulis
“Semilir angin segar menerpa wajah. Menyejukkan paru-paru yang terpelihara. Memanjakan diri dari aktivitas yang melelahkan pikiran. Bertafakur ria dengan seisi dunia. Alam semsesta telah memanjakan akan arti kehidupan bagi manusia yang berpikir. Aku bersujud akan nikamat yang tersaji hari ini.” ~Arda Dinata~ Alam itu sahabat manusia yang setia. Kesetiaan alam ini memberi konsekuensi bagi makhluk…
