Rumah Sehat Jubata Etnik Dayak Kanayatn Kabupaten Landak

RADAKNG: Rumah Sehat Jubata Etnik Dayak Kanayatn Kabupaten Landak Radakng ialah sebutan untuk Rumah Panjang yang didiami Etnik Dayak Kanayatn di Desa Saham Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak. Rumah Panjang disebut juga dengan Rumah Betang. Dinamakan Rumah Panjang karena bentuknya memanjang. Padahal, didalamnya terdiri dari petak-petak rumah yang saling bersatu.Pembagian rumah ini sama, yaitu ada tangga…

Read More
Arda Dinata

Bermain, Cara Anak Belajar Kehidupan

SETIAP saat kita harus memunculkan perasaan untuk lebih memperhatikan persoalan anak-anak. Salah satu yang patut kita sadari berkait dengan dunia anak-anak adalah “perlakuan” orang dewasa terhadap diri anak-anak yang dapat menghilangkan hakekat dunia anak-anak itu sendiri. Menurut Sucipto Hadi Purnomo (1996), kini hilangnya dunia anak tidak hanya mengancam anak-anak jalanan, anak-anak pengungsian, dan anak-anak dari…

Read More
Arda Dinata

Jalan Kebahagiaan Untuk Anda!

“Jalan kebahagiaan adalah kebaikan. Sebab, jalan kebaikan senantiasa berakhir pada kebahagiaan, sementara jalan kesenangan (yang semu) sering kali berakhir pada kesengsaraan. Kebahagiaan itu adalah apa yang kita lakukan dan tercapainya segala sesuatu dengan ridha Allah SWT. Adapun untuk mendapatkan ridha-Nya, kuncinya kita harus melakukan segala sesuatunya berdasarkan perintah dan larangan-Nya. Inilah yang menjadikan hati kita…

Read More
Arda Dinata

Budaya Cinta Lingkungan

Tanaman berhak untuk hidup dan tumbuh, tanah berhak untuk ‘bernapas’, ayam dan ternak (baca: hewan) berhak untuk berkembangbiak agar memperoleh kemuliaan dikala disembelih dan dimakan manusia. Mungkin anda ingat, akan riwayat yang bercerita tentang Nabi Ibrahim as. Dia memimpin hak-hak binatang, batu dan kerikil, padi dan hutan? [Arda Dinata] Oleh: Arda Dinata SEMUA organisme memperoleh bahan-bahan dan…

Read More

Membaca Surat-surat Cinta Kekasih-Nya

| MEMBACA SURAT-SURAT CINTA KEKASIH-NYA |  Malam ini aku ditemani kemesraan hujan yang mengguyur Kota Yogjakarta. Ngak perlu bintang dan rembulan, cukup lembar-lembar surat cinta kekasih Allah yang menemani. Inilah lima belas surat yang ditulis oleh Wali Quthb al-Ghawts Syekh Abdul Qadir al-Jailani —semoga Allah menyucikan jiwanya. Semua surat cinta ini menggunakan gaya bahasa yang…

Read More
error: Content is protected !!